Description
Pandemi Covid-19 membawa dampak mendalam di segala bidang kehidupan. Aktivitas di tempat ibadah dibatasi, kebiasaan beribadah berjamaah terpaksa harus dilakukan di rumah masing-masing. Kegiatan di sekolah pun dibatasi, anak-anak belajar dari rumah. Kerja di kantor juga banyak yang dibatasi, pegawai harus bekerja dari rumah. Orang biasa bepergian kini harus banyak berdiam di rumah. Begitu pula, tradisi mudik pada saat lebaran terpaksa ditinggalkan. Semuanya dilakukan untuk memutus penyebaran virus corona.
Buku ini menggambarkan rasa kangen begitu mendalam dari seorang nenek kepada cucu semata wayangnya yang tinggal pulau seberang. Rencana mudik Sang Cucu terpaksa dibatalkan sehubungan dengan pandemi covid-19. Fantasi sang nenek melambung, membayangkan betapa lucu dan pintarnya Sang Cucu. Satu persatu video Sang Cucu yang dikirim di-screenshot kemudian dibuatlah antologi komik ini.
Cerita dalam komik ini tidak bersambung, karena memang tidak ada skenario sebelumnya. Semuanya murni tingkah laku dan ekspresi lucu Sang Cucu. Foto-foto di-setting menjadi sebuah cerita yang bermakna, lucu, dan menggemaskan. Semoga buku ini dapat menjadi pelipur lara bagi yang sedang dirundung rindu.
Penulis: Sri Untari
Spesifikasi
Ukuran : A5
Jumlah Halaman: 102 hal





Reviews
There are no reviews yet.